Blog ini berisi random post. ada matematika ada sains ada lirik lagu pokoknya campuran semua ada kkk~ turial blog ada, freebies juga ada. dan sebagainya..

Friday, 16 August 2013

Dapatkah Air dan Minyak Bercampur



Apakah yang harus disiapkan?

Pada percobaan berikut ini, kita mempersiapkan bahan dan alat berikut ini.


  • Dua gelas kaca
  • Air
  • Sabun pencuci piring
  • Minyak goreng
Bagaimana cara kerjanya?

Berikut langkah-langkah percobaannya
  • Siapkan dua gelas kaca bersih
  • Selanjutnya, masing-masing diisi dengan air
  • Ambilah minyak goreng dan masukkan sebanyak tiga sendok makan ke masing-masing gelas. Apakah yang kamu amati? Apakah air dan minyak bercampur?
  • Nah sekarang, masukkan sabun pencuci piring ke salah satu gelas yang berisi air dan minyak. Aduklah campuran itu. Amati apakah yang terjadi? Apakah air dan minyak bercampur?

Tahukah kamu mengapa air dan minyak tidak dapat bercampur? Selanjutnya, mengapa sabun dapat mencampurkan air dan minyak? Kamu dapat mengetahui jawabannya, telusurilah "INFO SAINTIS" berikut ini,

Info Saintis

Air dan minyak apabila disatukan tidak dapat bercampur, mengapa demikian?
     Air merupakan suatu senyawa kimia yang bersifat polar. Minyak merupakan senyawa kimia yang bersifat nonpolar. Senyawa polar dan nonpolar apabila disatukan tidak dapat bercampur karena memiliki sifat-sifat khas yang berbeda. Disebabkan oleh perbedaan sifat itulah air dan minyak tidak dapat bercampur.
     Nah sekarang, apabila kedalam air dan minyak ditambahkan sabun, maka air dan minyak dapat bercampur. Mengapa demikian? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebelumnya marilah kita tinjau terlebih dahulu tentang sabun. Sabun dikenal sebagai bahan pembersih, bahan yang dapat mengangkat segala jenis kotoran.
Sabun memiliki stuktur yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu bagian kepala dan ekor.
 
     Bagian kepala yang bersifat liofil (hidrofil) dan bersifat polar. Bagian ini lebih suka berikatan dengan air. Apabila dilihat dari arti kata hidrofil yang terdiri atas kata hidro dan fil. Hidro berarti air dan fil dari kata filik berarti suka air.

     Bagian ekor bersifat liofob (hidrofob) bersifat nonpolar. Nah, apakah arti kata hidrofob? Kata hidrofob berasal dari kata hidro dan fob (diambil dari kata fobia). Hidro artinya air dan fobia artinya takut. Jadi hidrofob artinya takut air. Jadi, bagian yang takut air ini suka dengan senyawa yang berdifat nonpolar, misalnya minyak dan lemak

Terima Kasih sudah berkunjung. Datang lagi^^

0 komentar:

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus Instagram Ask.Fm

Chit Chat

Followers

Google+ Followers

Copyright © Luhanay | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com